Top BannersTop Banners
FadeGallery - Free Version

Ruhut Ditolak Anggota Komisi III

ruhut sitompulRuhut Sitompul

CARIKABAR.COM – Penunjukan politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul sebagai Ketua Komisi III DPR menggantikan Gede Pasek Suadika menuai penolakan dari kalangan anggota komisi yang membidangi masalah hukum itu. Kemampuan Ruhut diragukan, karena ia belum memiliki pengalaman dalam memimpin.

Anggota Komisi III Ahmad Yani, mengatakan bahwa kepemimpinan Ruhut masih belum teruji. "Banyak penolakan dari kawan-kawan. Kalau memang semua menolak, tidak bisa lagi dipertahankan. Secara kepemimpinan, (Ruhut) belum pernah teruji. Dirinya kan selalu mengklaim lawyer 30 tahun," kata Yani di Jakarta, Kamis (19/9).

Politisi dari Fraksi PPP itu menyadari, kewenangan untuk menentukan pimpinan komisi maupun pimpinan alat kelengkapan dewan memang ada pada masing-masing fraksi. Namun komisi terkait memiliki hak untuk menyetujui atau menolak nama yang diajukan itu.

Karenanya, kata Yani, tidak tertutup kemungkinan Ruhut akan gagal sebagai Ketua Komisi III. Hal itu bisa saja terjadi, jika mayoritas Komisi III tidak menyepakati nama Ruhut saat proses serah terima jabatan nanti.

"Saya kira ini belum final. Nanti kan diumumkan pimpinan DPR. Kalau kita menolak, kan gagal. Anggota Komisi III punya hak untuk menolak," tegas Yani.

Penolakan juga dilontarkan anggota Komisi III lainnya, Nasir Djamil. Politisi dari Fraksi PKS itu mengkhawatirkan kepemimpinan Ruhut Sitompul akan merusak wibawa komisi yang membidangi hukum itu.

"Jangan sampai apa yang dikhawatirkan sebagian orang bahwa saat Ruhut jadi ketua, maka Komisi III menjadi Komisi Badut," kata Nasir.

Seperti Yani, Nasir juga meragukan kepemimpinan Ruhut. Sebab sampai saat ini Nasir sama sekali belum mengetahui Ruhut menjadi pimpinan alat kelengkapan dewan lainnya.

"Saya belum pernah lihat (Ruhut) memimpin rapat, apalagi jadi pimpinan pansus-pansus di DPR. Makanya saya meragukan kepemimpinan Ruhut. Mudah-mudahan tidak seperti itu, sebab masih ada tiga pimpinan lagi yang bisa menutupi kekurangan Ruhut," katanya. ***

Share melalui:

Komentar:

Add comment


Security code
Refresh

Mimbar

Hukum

Kabar Utama